Apa itu koin BAND? Pedoman utama Anda

By Peter Henn

Koin BAND berjanji untuk membantu menyatukan dunia centralised dan decentralised finance. Tapi apa itu?

Di dalam pedoman ini

Salah satu hal terbesar di dunia kripto adalah decentralised finance atau DeFi, singkatannya. Istilah ini merujuk, secara sederhana, pada transaksi yang melewati bank.

Menurut World Bank, ada 1.7 miliar orang yang tidak memiliki rekening bank tapi kira-kira 66% dari orang-orang tersebut memiliki ponsel. Pendukung decentralised finance berharap untuk menggapai orang-orang tersebut yang, mudah-mudahan, dapat mendorong pemasukan finansial.

Tujuannya adalah untuk versi yang lebih baik dari layanan finansial tradisional yang dapat diakses online. Decentralised finance memiliki tujuan untuk menyediakan alternatif yang lebih baik, modern dari semua layanan ini yang dapat diakses di internet.

Menyelesaikan masalah

Namun, ada masalah yang perlu diselesaikan. Bagaimana cara menghubungkan dunia terdesentralisasi dengan tersentralisasi? Satu solusi yang berpotensi adalah melalui protokol Band.

Menurut situs web perusahaan, protokol Band bertujuan untuk menyelesaikan masalah dengan “membangun bridge terdesentralisasi untuk memungkinkan interoperabilitas yang aman di antara smart contract dan web tradisional”.

Ini artinya dApps dapat menggunakan data point smart contract protokol tersebut untuk mengakses data yang berada di luar sistem. Data point adalah bagian dari feed yang datang dari sumber yang menyediakan framework untuk pengguna dApps dan pengembang untuk memoderasi, mengoperasi dan mengelola sumber data mereka sendiri yang artinya sumber tersebut aman dan dapat dipercaya.

Apa itu koin BAND? Pedoman utama Anda

Protokol Band didirikan pada tahun 2017 oleh Soravis Srinawakoon, mantan software engineer Ericsson dan management consultant Boston Consulting Group, Paul Chonpimai, mantan web developer Turfmapp dan engineer Tripadvisor, dan Sorawit Suriyakarn yang sebelumnya bekerja di Dropbox dan Quora sebagai software engineer. Srinawakoon yang bekerja sebagai CEO, sementara Chonpimai merupakan CPO dan Suriyakam adalah CFO’.

Cukup tentang protokol Band. Bagaimana dengan koin BAND?

Bagaimana cara kerja koin BAND

Koin BAND adalah token asli protokol Band. Ia merepresentasikan himpunan data yang digunakan di dalam protokol dan dapat digunakan dalam berbagai cara.

Pertama, ia bisa digunakan sebagai kolateral untuk mengeluarkan catatan token. Catatan ini memiliki nilai yang ditentukan oleh sebuah algoritma. Kedua, ia bisa digunakan untuk memberikan hak pilih ke pemegang token di jaringan. Ketiga, ia bisa digunakan untuk memilih untuk mengamankan jaringan melalui mekanisme konsensus proof-of-stake (dPoS) yang didelegasikan.

Jika Anda memiliki koin BAND, maka Anda dapat menjadi penyedia data untuk protokol tersebut. Anda melakukan ini dengan mendapat kontrak sumber data dan memasukkan data yang relevan ke dalamnya. Kemudian Anda dapat menjadi penyedia kandidat dengan menyebarkan token yang memenuhi persyaratan minimum dan berfungsi sebagai kolateral.

Ini artinya token tersebut dapat digunakan dalam stablecoin dan feed harga aset lainnya untuk melakukan decentralised lending dan layanan pembayaran lainnya, dengan dApps mengakses data melalui agregator.

Satu hal untuk diperhatikan adalah nilai token BAND yang menurun secara bertahap. Hal ini dilakukan untuk mendorong pengguna untuk menjadi bagian dalam staking jaringan untuk menghasilkan lebih banyak token melalui hadiah staking, dengan tujuan memiliki 66% dari semua token yang distaking pada waktu tertentu. Dengan kata lain, gagasannya adalah untuk orang-orang memakai koin BAND mereka, bukan menyimpannya di wallet atau pada di bursa.

Pada Oktober 2019, koin BAND dirilis di Binance pada Initial Exchange Offering (IEO) untuk pengguna bursa terpilih. Token BAND ditawarkan sebesar $0.473 di Binance. Dengan total 27.37 juta BAND terjual pada IEO, menunjukkan 27.37% dari 100 juta koin BAND yang tersedia.

Sistem itu awalnya berjalan di Ethereum tapi pada 2020, ia beralih untuk menggunakan sistem Cosmos di pertengahan 2020. Ini artinya ia dirilis ulang dalam format yang lebih sederhana dan halus. Peralihan tersebut dianggap saingan yang berpotensi bagi proyek Chainlink milik Sergey Nazarov.

Pada Desember 2020, protokol BAND menjadi perusahaan blockchain pertama yang bergabung OpenAPI Initiative. Proyek tersebut, yang di antara anggotanya termasuk Microsoft, Google, eBAy dan IBM, bertujuan untuk membuat software pada blockchain yang memungkinkan aplikasi dan proyeknya untuk, pada dasarnya, berbicara satu sama lain.

Berbicara saat itu, Srinawakoon mengatakan:

“Misi kami adalah untuk menentukan standar API umum untuk aplikasi blockchain dengan berkolaborasi dengan mitra bergengsi untuk menjembatani antara centralised data, APIs dan smart contract pada blockchain.”

Itulah dasar dari penjelasan Koin BAND tapi apa yang terjadi pada harga BAND? Mari kita lihat...

Riwayat pasarnya

Seperti yang telah kita lihat, koin itu dirilis di Binance pada Oktober 2019 seharga $0.473 dan untuk sebagian besar enam bulan pertama kehadirannya, ia mengambang di antara $0.20 dan $0.30.

Namun, pada akhir 2020, ia naik dan menembus batas $1. Perilisan kembalinya adalah kesuksesan dan pada 22 Juli ia mencapai $4.552. Kemudian ia turun dekit ke $3.982 pada 1 Agustus. Lalu ia mengalami ledakan harga yang besar. Ia meroket sampai $15.05 pada 12 Agustus, kenaikan hampir 280% hanya dalam 11 hari.

Meskipun ia turun pada pertengahan Agustus ke $10.34, Ia naik kembali ke harga tertinggi saat itu $15.46 pada 1 September. Itu adalah peningkatan harga hanya sedikit lebih dari 288% dalam sebulan.

Namun, ia jatuh kembali dan berputar di sekitar $6 untuk selama sisa tahun.

2021 adalah perjalanan yang gila bagi kripto dan koin BAND tidak terkecuali. Ia membuka tahun di harga $5.5082 lalu naik ke $10.35 pada 8 Januari, hampir dua kali lipat selama dalam seminggu. Ia kemudian mengambang di sekitar $9 selama periode singkat tapi pada 12 Februari, ia mencapai $18.83.

Meskipun ada tubrukan yang tak terhindarkan setelah kenaikan yang besar pada akhir Maret, April dan awal Mei naik kembali. Ia berada dia $11.75 pada 25 Maret, tapi sekitar tiga minggu kemudian, pada 16 April, ia mencapai harga tertinggi terbaru sebesar $21.11. Pada 24 April, jatuh ke $13.71 tapi naik kembali pada 6 Mei di $18.26.

Namun, keruntuhan kripto yang besar pada akhir Mei menyambar BAND dan pada 23 Mei ia bernilai $6.8368. Ia tetap berada di harga ini dan pada 11 Juni ia turun dengan lebih dari 61% dari satu bulan sebelumnya ke $7.0102.

FAQ

Ada 100 juta koin BAND yang tersedia. Ada 20,494,032.52 koin BAND di peredaran per 11 Juni 2021.

Koin BAND digunakan untuk mendapat hak pilih dan digunakan sebagai kolateral pada protokol BAND.

Koin BAND dapat dibeli di berbagai macam bursa termasuk Binance, Crypto dan Coinbase.

Bacaan lebih lanjut

The material provided on this website is for information purposes only and should not be regarded as investment research or investment advice. Any opinion that may be provided on this page is a subjective point of view of the author and does not constitute a recommendation by Currency Com Bel LLC or its partners. We do not make any endorsements or warranty on the accuracy or completeness of the information that is provided on this page. By relying on the information on this page, you acknowledge that you are acting knowingly and independently and that you accept all the risks involved.
iPhone Image
Perdagangkan token top dunia untuk saham, indeks, komoditas, dan pasangan FX dengan uang kripto atau fiat
iMac Image
Perdagangkan token top dunia untuk saham, indeks, komoditas, dan pasangan FX dengan uang kripto atau fiat
iMac Image