Indikator Stochastic RSI : bagaimana cara membacanya dan bagaimana cara menggunakannya

By Peter Henn

Stochastic RSI adalah alat yang berguna untuk trader. Kami akan menunjukkan bagaimana cara kerjanya dan bagaimana menggunakannya.

Indikator Stochastic RSI                                 

Isi

Indikator Stochastic RSI, dikenal juga sebagai Stochastic Oscillator, adalah salah satu dari berbagai alat data yang dapat digunakan untuk mengukur kekuatan pasar. Itu merupakan osilator, artinya terdiri dari garis yang naik dan turun serta membantu trader menentukan jika sesuatu sedang overbought atau oversold. Di sini, kami akan menunjukkan bagaimana cara kerjanya, apa fungsinya dan bagaimana cara menggunakan Stochastic RSI. 

Apa itu Stochastic RSI?

Indikator Stochastic RSI dibuat oleh Tushar S. Chande dan Stanley Kroll. Gagasan dibaliknya diterbitkan di dalam buku The New Technical Trader, yang keluar pada 1994. Meskipun sudah ada indikator-indikator yang menunjukkan apakah sesuatu sedang overbought atau oversold, Stochastic RSI dirancang untuk mengkombinasikan rumus yang dipakai di Stochastic Oscillator dengan nilai Relative Strength Indicator (RSI).

Gagasan dibalik stochastics yaitu ketika Anda trading saham, jika sesuatu sedang trading ke atas, maka harga penutupan biasanya relatif mendekati intraday tinggi. Sebaliknya, jika sesuatu sedang trading ke bawah, maka harga penutupan biasanya akan relatif mendekati intraday rendah.

RSI digunakan untuk mengukur ukuran perubahan harga terkini untuk melihat apakah sesuatu sedang overbought atau oversold.

Indikator itu sendiri mengukur suatu nilai di antara 0 dan 100. Sebagai aturan praktis, jika diukur di bawah 20, maka artinya saham sedang trading cenderung ke bagian bawah kisarannya dan dapat menjadi oversold. Jika diukur di atas 80, maka saham itu trading ke arah atas kisarannya dan dapat menjadi overbought.

Perlu diingat bahwa hanya karena sesuatu sedang overbought atau oversold, bukan berarti pasar akan mengubah arah. Kita dapat mengasumsikan bahwa situasi berjalan lebih jauh, lebih cepat dari yang seharusnya.

Meskipun trader dapat menggunakan Stochastic RSI untuk melihat jika suatu komoditas sedang overbought atau oversold, itu juga bisa digunakan untuk melihat tren jangka pendek. Jika kita melihat ke titik tengah indikator, tanda 50 dan Stochastic RSI berada di atasnya, maka kemungkinan tren sedang bergerak naik; jika tidak, maka kemungkinan tren sedang bergerak turun.

Ada juga masalah divergence. Jika kita mengawinkan grafik utama dengan indikator Stochastic RSI dan kita melihat bahwa, misalnya, harganya sendiri mencapai level tertinggi dan Stochastic RSI belum, hal itu menunjukkan kemungkinan divergence. Hal ini dapat menyebabkan retracement, di mana harga melawan tren keseluruhan. Jika hal ini terjadi, bisa membuat trader mengambil hal tersebut sebagai sinyal untuk membeli atau menjual, setidaknya dalam jangka pendek.

Ada dua garis di Stochastic RSI. Ada garis K, yang pada dasarnya adalah ukuran saat ini, dan garis D, yang merupakan moving average dari tiga periode terkini.

Stochastic RSI

Bagaimana cara menghitung Stochastic RSI

Jika kita ingin menghitung Stochastic RSI, kita harus melihat relative strength index itu sendiri. Kita ambil ukuran RSI saat ini dan kita ambil level terendah di 14 periode terakhir. Kemudian, kita ambil RSI tertinggi di 14 periode terakhir dan kurangi level terendah dari situ. Lalu, kita bagi angka pertama dengan angka kedua dan kita akan mempunyai Stochastic RSI.

Rumus Stochastic RSI seperti ini.

Rumus Stochastic RSI

Bagaimana cara membaca Stochastic RSI 

Bagaimana cara membaca Stochastic RSI 

Jika kita melihat grafik ini, kita dapat mengetahui indikator Stochastic RSI berada di bawah. Garis biru adalah K dan garis merah adalah D. D lebih mulus dan tertinggal di belakang K. Kita dapat melihat sinyal beli ketika melalui garis bawah dan sinyal jual ketika melalui bagian atas garis putus-putus. Kita juga dapat melihat bahwa ada kalanya garis bersilangan, artinya akan ada sebuah reversal dan bahkan ada kalanya indeks harga utama melakukan sesuatu yang tidak dilakukan Indikator Stochastic, yang artinya, ada potensi untuk divergence.

Kekurangan dari Stochastic RSI

Walaupun Stochastic RSI berguna, tapi itu tidak sempurna. Seperti semua sistem, ada kekurangan. Misalnya, Stochastic RSI baik untuk memberitahu kita apa yang telah terjadi dan apa yang sedang terjadi sekarang, tapi tidak bisa memberitahu kita apa yang akan terjadi di masa depan. Akan selalu ada kemungkinan bahwa ia mengirim sinyal yang salah, khususnya ketika digunakan sendiri. Trade yang menggunakan strategi trading Stochastic RSI biasanya akan menggunakan beberapa alat ukur untuk mendapatkan gambaran besar.

Jika Anda ingin menggunakan Indikator Stochastic, Anda harus ingat bahwa harga saham bisa turun dan naik serta jangan pernah berinvestasi lebih dari yang Anda mampu. Anda harus melakukan penelitian Anda sendiri menggunakan berbagai alat untuk analisis pasar dibanding hanya menggunakan satu alat.

The material provided on this website is for information purposes only and should not be regarded as investment research or investment advice. Any opinion that may be provided on this page is a subjective point of view of the author and does not constitute a recommendation by Currency Com Bel LLC or its partners. We do not make any endorsements or warranty on the accuracy or completeness of the information that is provided on this page. By relying on the information on this page, you acknowledge that you are acting knowingly and independently and that you accept all the risks involved.
iPhone Image
Perdagangkan token top dunia untuk saham, indeks, komoditas, dan pasangan FX dengan uang kripto atau fiat
iMac Image
Perdagangkan token top dunia untuk saham, indeks, komoditas, dan pasangan FX dengan uang kripto atau fiat
iMac Image