IPO Robinhood: Apakah Robinhood adalah saham yang bagus untuk dibeli?

By Peter Henn

Robinhood baru saja melakukan IPO yang telah lama ditunggu-tunggu. Tapi apakah itu investasi yang berpotensi? Mari kita lihat

IPO Robinhood                                 

Isi

Penawaran Umum Perdana (IPO) multi-miliar dolar Robinhood yang telah ditunggu-tunggu dilaksanakan pada 29 Juli, tapi apakah ini ada peluang bagus untuk investor?

Robinhood dibuat untuk membawa kepemilikan saham ke, apa yang perusahaan sebut “orang biasa”. Fitur-fiturnya termasuk kepemilikan saham fraksional. Artinya alih-alih pembeli harus menghabiskan hampir $4,000 untuk membeli satu lembar saham Amazon.com, misalnya, mereka dapat membeli setengah dari saham seharga $2,000 atau satu per sepuluh saham seharga $400 melalui platform Robinhood.

Beberapa tahun belakangan, Robinhood telah menanam reputasi menjadi tujuan bagi milenial, ingin memperoleh exposure di pasar saham. Perusahaan tersebut berjanji bahwa saham bisa dibeli tanpa komisi, sebuah langkah yang kontras dibanding platform investasi model lama yang sering mengenakan biaya tinggi untuk memfasilitasi akses ke dunia ekuitas.

Di dalam berita

Situs tersebut menjadi berita utama ketika grup Reddit r/WallStreetBets (WSB) Reddit mengambil dana lindung nilai yang melakukan penjualan singkat seperti GameStop, Nokia dan AMC Entertainment. Dalam kasus GameStop, mereka berhasil untuk membuat harga meroket dari $17.25 ke $483 dalam kurang dari sebulan. Tapi ini semua membuat sakit kepala finansial yang besar bagi Robinhood, memaksanya untuk membatasi pembelian saham GameStop.

Trader dan politisi menyerukan langkah tersebut dan hal itu menuntun WSB untuk menambahkan Robinhood ke blacklist dan mendorong anggotanya untuk menggunakan platform saingan. Sementara itu, Perusahaan mencoba untuk membatasi kerusakan dengan mengumpulkan $3.4 miliar untuk dua suntikan dana urgen agar dapat memenuhi persyaratan lembaga kliring.

Kasus WSB membantu membawa Robinhood ke dalam kesadaran publik dan dengan profil tinggi ini, mungkin hal ini tak terelakkan bahwa perusahaan tersebut akan pergi ke publik. Sementara hal ini telah dirumorkan dan dispekulasi pada masa lalu, itu tidak pernah benar-benar terwujud. Namun, semua itu berubah pada 1 Juli 2021 ketika perusahaan mengumumkan akan Robinhood akan dipublikasikan melalui penawaran umum perdana. Tanggal IPO Robinhood ditentukan pada 29 Juli dan didahului dengan online roadshow untuk untuk calon investor pada 24 Juli. Bank investasi terkemuka Goldman Sachs bekerja sama dengan Robinhood dalam IPO-nya, menunjukkan hal itu akan dijalankan secara profesional.

Berita IPO Robinhood, meskipun tidak terduga, menarik banyak minat khususnya di antara orang-orang yang terlibat dalam trading di platform karena kabar angin tentang r/WallStreetBets. Menurut pengajuan perusahaan dengan Securities Exchange Commission (SEC), harga saham Robinhood diharapkan berada di antara $38 dan $42 dan platform tersebut berpikir bisa mengumpulan hingga $2.3 miliar melalui penjualan 55 juta saham. Namun, fakta bahwa IPO Robinhood telah menarik bukan berarti itu adalah hal bagus untuk calon investor.

Terakhir kali Robinhood dihargai secara pribadi, ia bernilah sebesar $11.7 miliar, secara substansial kurang dari nilai IPO yang dilaporkan hingga $35 miliar.

Dan ketika ia masuk ke pasar, harga saham berada di $38, di kisaran terendah mutlak dari harga saham yang diharapkan.

Hal ini menimbulkan kekhawatiran, tapi pada siang hari keadaan menjadi lebih buruk dan ia menutup hari pertama di bursa saham sebesar $34.82, kerugian sebesar 8%. Untuk memasukkannya dalam konteks, CNN melaporkan bahwa rata-rata hasil pertama untuk sebuah bisnis yang baru saja terdaftar adalah kenaikan sebesar 33%. Sekitar seperempat IPO dari daham mereka turun pada hari pertama ketersediaan publik.

Dalam pernyataan di situs webnya, Robinhood mengatakan: “Terima kasih kepada konsumen kami yang mengingatkan kami bahwa Partisipasi adalah Kekuatan dan menginspirasi kami untuk menjadi berani, mengambil risiko dan terus membayangkan seperti apa sistem finansial kami. Kami sangat bersyukur memiliki kalian dalam perjalanan bersama kami ini.

Apa yang dikatakan Robinhood?

Tampaknya ada kemunculan kekhawatiran di sekitar IPO Robinhood. Faktanya, Robinhood mengakui ini dalam pengajuan peraturan, di mana dikatakan “tingginya minat awal dalam saham kami selama waktu penawaran ini dapat menghasilkan harga trading yang tidak berkelanjutan, dalam hal ini harga saham biasa Kelas A kami dapat turun seiring waktu. Selain itu, jika harga publik saham biasa Kelas A kami di atas level yang ditentukan investor masuk akal untuk saham biasa Kelas A kami, beberapa investor dapat mencoba untuk mempersingkat saham biasa Kelas A kami setelah trading dimulai, yang akan membuat tambahan tekanan ke bawah pada harga trading saham biasa kelas A kami.”

Perusahaan juga mengungkapkan keraguan mengenai kemampuannya untuk mengelola pertumbuhan masa depan, mengatakan: “Kami telah tumbuh dengan cepat dalam beberapa tahun terakhir dan kami memiliki pengalaman operasi yang terbatas pada skala operasi kami saat ini; jika kami tidak dapat mengelola pertumbuhan kami secara efektif, kinerja finansial kami dapat terganggu dan merek serta budaya perusahaan kami dapat dirugikan.”

Currency.com telah menghubungi Robinhood di dua nomor telepon berbeda dan mengirim mereka email untuk komentar tentang masalah ini tapi belum menerima tanggapan hingga saat ini.

Penilaian dan kekhawatiran PFOF

Analis juga telah menyatakan kekhawatiran mereka mengenai potensi kinerja Nasdaq perusahaan tersebut. Kontributor Forbes David Trainer mengatakan bahwa perkiraan nilai perusahaan sekitar $35 miliar terlalu tinggi dan seharusnya sekitar $9 miliar. Argumennya adalah Robinhood mungkin akan menghadapi peningkatan perhatian regulasi. Alih-alih mengambil komisi untuk penjualan, platform tersebut menggunakan sesuatu yang disebut Payment for Order Flow (PFOF). Metode ini melihat broker, dalam kasus ini adalah Robinhood, menerima pembayaran ketika mengirim order ke market maker tertentu.

PFOF is banned in some countries, including the United Kingdom, but not the United States. PFOF dilarang di beberapa negara termasuk Inggri tapi tidak di Amerika Serikat. Seperti yang dilaporkan Financial Times pada 9 Juni, Gary Gensler, ketua  Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) menyarankan agar SEC segera meninjau sistem tersebut. membuat beberapa pengamat percaya ada kemungkinan PFOF dapat dilarang. Jika hal itu terjadi, ini akan menjadi berita buruk untuk Robinhood, yang menghasilkan 81% dari pendapatannya di kuartal pertama 2021 melalui sistem tersebut. Memang, analis Forbes David Trainer mengatakan situasi sekitar PFOF menghambat ekspansi Robinhood di luar Amerika Serikat yang pada gilirannya dapat membuat nilai perusahaan turun.

Dugaan ketergantungan lebih pada trading kripto

Analis Anuradha Garg, menulis di Market Realist, menyampaikan bahwa ada masalah juga dengan sumber pendapat trading Robinhood. Garg mengatakan jumlah uang yang diperdagangkan di platform untuk dogecoin, ditambah dengan penilaian perusahaan yang tinggi, berarti investor harus menghindari berinvestasi di Robinhood untuk saat ini.

Kesimpulannya, tampaknya ada risiko terkait pembelian saham di Robinhood. Ada spekulasi mengenai model trading masa depan dan seberapa baik ia bisa naik. Namun, hal-hal ini tidak ditulis di atas batu dan pasar akan membuat keputusan ketika kita lihat apa yang terjadi setelah Robinhood melakukan debutnya di Nasdaq.

FAQs

Secara teori, bisa. Robinhood sendiri memiliki platform disebut IPO access yang memungkinkan investor ritel untuk membeli saham perusahaan di harga IPO mereka, sebelum trading di bursa publik mulai.

Mungkin iya, mungkin tidak. Tentu ada kekhawatiran tapi kita tidak benar-benar tahu sampai ia trading di Nasdaq selama beberapa hari, di titik Penawaran Umum Perdana Robinhood berakhir dan harga saham Robinhood harus ditetapkan. Anda harus melakukan penelitian Anda sendiri, ingatlah saham bisa turun dan naik serta jangan berinvestasi lebih dari yang Anda mampu.

Saham Robinhood akan tersedia untuk dibeli dari berbagai broker dan platform ketika ia mulai trading secara publik termasuk di Robinhood itu sendiri.

The material provided on this website is for information purposes only and should not be regarded as investment research or investment advice. Any opinion that may be provided on this page is a subjective point of view of the author and does not constitute a recommendation by Currency Com Bel LLC or its partners. We do not make any endorsements or warranty on the accuracy or completeness of the information that is provided on this page. By relying on the information on this page, you acknowledge that you are acting knowingly and independently and that you accept all the risks involved.
iPhone Image
Perdagangkan token top dunia untuk saham, indeks, komoditas, dan pasangan FX dengan uang kripto atau fiat
iMac Image
Perdagangkan token top dunia untuk saham, indeks, komoditas, dan pasangan FX dengan uang kripto atau fiat
iMac Image