Prakiraan saham Netflix: Mengapa ini merupakan salah satu yang harus diperhatikan

By Connor Sephton

Prakiraan saham Netflix mencerminkan kekecewaan pada perlambatan pertumbuhan pelanggan, tetapi ini sudah diduga sekarang pembatasan lockdown mulai mereda.

Prakiraan saham Netflix telah terbebani oleh beberapa hasil yang menantang di kuartal kedua. Meskipun streaming raksasa itu menyambut 1,5 juta pelanggan berbayar selama periode ini, 500.000 lebih banyak prakiraan panduannya, ini telah menggambarkan beberapa perbandingan yang kurang menyenangkan.

Pada bulan-bulan awal pandemi Covid-19 menyebabkan pertumbuhan yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi hiburan raksasa ketika pelanggan lockdown mencari hal-hal untuk ditonton, dan perlambatan tidak dapat dihindari karena beberapa ekonomi mulai kembali normal.

Disamping Netflix mengakui bahwa pandemi telah menyebabkan “kekasaran” dalam pertumbuhan keanggotaan, ada beberapa angka yang mendorong untuk prakiraan saham NFLX. Pendapatan selama kuartal terakhir ini naik mencapai $7,3 Miliar, sementara pendapatan meningkat 36% tahun demi tahun mencapai $1,8 Miliar. Netflix memiliki 209 juta pelanggan yang membayar di seluruh dunia pada 30 Juni, sedikit diatas prediksi perusahaannya sendiri. Dalam sebuah surat kepada pemegang saham, Netflix mengatakan:

“Pandemi telah menciptakan ketidakseimbangan yang tidak biasa dalam pertumbuhan kami dan mendistorsi perbandingan tahun ke tahun karena akuisisi dan keterlibatan setiap per anggota rumah tangga melonjak pada bulan-bulan awal COViD”

Berikut adalah dua metrik yang membantu menggambarkan bagaimana perusahaan berjalan saat ini. Meskipun keterikatan rumah tangga turun pada kuartal ke-2 ketika dibandingkan dengan periode yang sama 12 bulan lalu, namun tetap 17% lebih tinggi jika dibandingkan dengan “yang lebih sebanding” 2019.

Tingkat retensi pelanggan juga dikatakan lebih baik daripada tingkat sebelum COVID meskipun ada kenaikan harga baru-baru ini. Perusahaan mengatakan ini menunjukkan “seberapa besar anggota kami menghargai Netflix dan karena kami meningkatkan layanan kami, kami akan mengenakan biaya sedikit lebih banyak.”

Itu mungkin benar, tetapi yang sayang membebani prediksi saham Netflix adalah ancaman yang ditimbulkan oleh semakin banyaknya saingan di ruang streaming, diantaranya Disney, Amazon dan Apple. Konsumen hanya dapat menerima begitu banyak kenaikan harga, terutama jika mereka telah mendaftar ke beberapa layanan. Pemirsa juga dapat memotong dan mengubah keanggotaan mereka sesuai dengan platform yang memiliki acara TV dan film yang ingin mereka tonton, yang artinya Netflix berada di bawah tekanan terus-menerus untuk memberikan konten yang membuat orang berbicara.

Target penting untuk prakiraan saham Netflix adalah tujuannya untuk menambah 3,5 juta pelanggan secara bersih di kuartal ke-3, 1,3 juta lebih banyak dari periode yang sama pada tahun 2020. NLFX mengatakan bahwa mencapai ini berarti pertumbuhannya konsisten dengan level tahunan pra-COVID.

Prakiraan Netflix: permainan di mulai

Harga saham Netflix jatuh sekitar 3,3% di sesi perdagangan setelah hasil kuartal ke-2 muncul. Namun, ada beberapa detail utama dalam suratnya kepada para pemegang saham yang menunjukkan bahwa perusahaan tidak duduk diam dalam pencariannya untuk bola mata.

Interaktivitas telah menjadi fokus NFLX di beberapa seri andalannya, Black Mirror menjadi salah satunya, memungkinkan pemirsa untuk membuat keputusan terhadap bagaimana cerita terungkap.

Perusahaan sekarang telah mengkonfirmasi bahwa mereka berencana untuk memperluas lebih jauh ke dalam game, menjelaskan: “Kami melihat game sebagai kategori konten baru bagi kami, serupa dengan ekspansi kami pada film orisinil, animasi, dan TV tanpa naskah. Game akan disertakan dalam langganan anggota Netflix tanpa biaya tambahan yang serupa dengan film dan serial. Awalnya, kami akan fokus pada game untuk perangkat seluler.”

Meskipun keputusan ini mendapat sambutan hangat di Wall Street, beberapa analis khawatir berapa biaya semua ini.  Netflix telah menghabiskan miliaran dolar untuk konten orisinil, dan akan membutuhkan investasi agresif untuk mengurangi pangsa pasar besar yang dinikmati oleh orang-orang seperti Microsoft, Sony, Nintendo, dan para pengembang di App Store Apple.

Pablo Pecastore dari PP Foresight memberitahukan Reuters bahwa upaya baru Netflix merupakan “langkah berani yang mahal” bagi perusahaan. Beliau mengatakan: “ Membuat game secara gratis akan mendorong pengguna, tetapi itu tidak berkelanjutan dalam jangka panjang sebagai model bisnis.” Jesse Cohen dari Investing.com setuju. Memberitahukan Reuters: “Saya tidak melihat game menjadi aliran pendapatan berikutnya untuk mendorong kuat pertumbuhan Netflix. Perlunya mengeksplorasi sumber potensial lainnya seperti siaran langsung olahraga dan iklan.”

FAQs

Menurut CNN Business, prakiraan saham Netflix untuk tahun 2021 adalah terlihat cukup optimis. Pandangan rata-rata dari 38 analis menunjukkan kenaikan 22,6% menjadi $662,50 selama 12 bulan ke depan, hingga pertengahan Juli 2022. Perkiraan memprediksi kenaikan 89% menjadi $971. Namun prakiraan low-end di $342 juga telah dibuat, turun 33,4% dari level saham saat ini.

Secara keseluruhan, 29 analis mengatakan bahwa saham Netflix baik untuk dibeli, sementara enam lainnya mengharapkan saham akan mengungguli pasar yang lebih luas. Ada Enam peringkat Hold , satu analis percaya NFLX akan berkinerja buruk, dan tiga memiliki peringkat jual.

Sangat dimengerti, ada banyak antusiasme seputar prakiraan saham Netflix untuk tahun 2025, dan pertanyaan ini khususnya: apakah saham Netflix akan naik?

Tentu saja, sulit untuk mengetahui apa yang ada di depan untuk NFLX. meskipun streaming raksasa merupakan penggerak pertama di ruangnya, persaingan mulai memanas dan jaringan siaran tradisional sekarang mulai menghabiskan banyak uang untuk penawaran mereka sendiri.

Netflix tampaknya tidak terlalu terganggu dengan persaingan ini. Suratnya kepada para pemegang saham memperjelas bahwa perusahaan berharap untuk meningkatkan pangsa waktu layarnya di seluruh dunia, dan bahwa ada “landasan panjang” untuk pertumbuhan.

Netflix mengatakan : “Kami masih berada di masa-masa awal transisi dari linier ke konsumsi hiburan on-demand. Streaming hanya mewakili 27% dari waktu layar TV AS, dibandingkan dengan 63% untuk televisi linier, menurut Nielsen. Berdasarkan studi yang sama ini, Nielsen memperkirakan bahwa kita hanya 7% dari waktu layar TV AS.

Currency.com menawarkan saham Netflix dalam bentuk token, memungkinkan Anda untuk mendapatkan eksposur ke harga saham tanpa memiliki saham yang mendasarinya. Ini memberi Anda kesempatan untuk masuk ke posisi short jika Anda yakin harga akan turun.

Pandangan yang diungkapkan dalam artikel ini adalah dari para penulis dan tidak mewakili saran perdagangan. Selalu ingat keputusan Anda untuk berdagang tergantung pada sikap Anda terhadap risiko, keahlian Anda di market ini, penyebaran portofolio investasi Anda dan seberapa nyaman Anda kehilangan uang.

Membaca lebih jauh

The material provided on this website is for information purposes only and should not be regarded as investment research or investment advice. Any opinion that may be provided on this page is a subjective point of view of the author and does not constitute a recommendation by Currency Com Bel LLC or its partners. We do not make any endorsements or warranty on the accuracy or completeness of the information that is provided on this page. By relying on the information on this page, you acknowledge that you are acting knowingly and independently and that you accept all the risks involved.
iPhone Image
Perdagangkan token top dunia untuk saham, indeks, komoditas, dan pasangan FX dengan uang kripto atau fiat
iMac Image
Perdagangkan token top dunia untuk saham, indeks, komoditas, dan pasangan FX dengan uang kripto atau fiat
iMac Image