Prakiraan saham MU: apakah kelangkaan chip secara global mempengaruhi Micron?

By Connor Sephton

Apa akibatnya dari kelangkaan chip secara global terhadap prakiraan saham MU?

Dalam jangka pendek, prakiraan saham MU tampak tangguh. Namun, seperti biasa, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan investor sebelum mengambil keputusan dalam berinvestasi.

Micron Technology, yang berbasis di Boise, Idaho, memproduksi memori komputer dan penyimpanan data. Seluruh sektor teknologi berada dalam cengkeraman kelangkaan chip secara global. Hal tersebut mempengaruhi konsumen dan bisnis, mendorong naiknya harga dan menghambat produksi segalanya mulai dari mobil hingga barang elektronik konsumen.

Tingginya permintaan telah mendorong prakiraan saham Micron untuk tahun 2021 dan dengan adanya kelangkaan pasokan saat ini, mendorong perusahaan untuk menjaga harga tetap tinggi.

Chip memori Micron biasanya ditemukan di smartphone dan perangkat komputasi, serta peralatan yang menggerakkan pusat data. Adanya perubahan bagi staf yang bekerja dari rumah sebagai akibat dari pandemi Covid-19, telah mendorong lonjakan penjualan laptop. Banyak perusahaan-perusahaan akhirnya berinvestasi dalam alat yang memungkinkan kerja jarak jauh.

Efeknya dapat dilihat pada harga saham Micron yang terdaftar pada NASDAQ-GS Index di penutupan perdagangannya pada hari Jumat  tanggal 2 Juli yaitu pada $80,33.  Harga saham Micron meningkat sebesar 57,7% selama 12 bulan terakhir, dari 5 Juli 2020 hingga 5 Juli 2021. Namun, keuntungan tahun ini berada di 8,5% lebih rendah, dengan harga saham Micron turun, menyudahi posisi tertinggi selama 52 minggu di $96,96, dicetak pada 12 April.

Prakiraan harga saham Micron: hasilnya ada

Mari kita lihat hasil kuartal ketiga Micron untuk tahun keuangan 2021, meliputi tiga bulan dengan periode akhir 3 Juni 2021.

Pendapatan mencapai sebesar $7.42 miliar – menandakan kenaikan dari sebesar  $6.24 miliar pada kuartal sebelumnya. Angka tersebut juga merupakan peningkatan dari sebesar $5,44 miliar yang tercatat selama periode yang sama tahun lalu.

Presiden dan CEO Micron, Sanjay Mehrotra, mengatakan dalam siaran pers perusahaan:

“Micron berada dalam posisi terbaik untuk mengkapitalisasikan tren permintaan jangka panjang di seluruh pusat data, perangkat cerdas, dan perangkat pengguna. Micron membuat beberapa rekor pasar dan pendapatan produk di kuartal ketiga kami dan mencapai peningkatan pendapatan berurutan terbesar dalam sejarah kami.”

Meskipun kinerjanya memecahkan rekor, harga saham Micron ditutup pada $80,11 pada 1 Juli, sehari setelah hasilnya diungkapkan. Tampaknya ada beberapa alasan terhadap penurunan sebesar 5,73% yang terlihat selama sesi perdagangan. Dengan adanya sejumlah perusahaan yang menyajikan perbandingan dari tahun ke tahun saat kehidupan kembali normal setelah pandemi virus corona, permintaan terhadap chip dapat mulai melambat. Kelangkaan chip tidak akan bertahan selamanya dan pasokan kembali pulih dapat menghambat momentum Micron.

Chris Caso, seorang analis di Raymond James Financial, perusahaan jasa investasi Amerika, dikutip oleh Barron mengatakan:

“Pertanyaan di benak investor sekarang bukanlah seberapa banyak jumlah pasokan versus permintaan saat ini, melainkan seberapa berkelanjutan kondisi ini hingga akhir tahun dan hingga tahun 2022.”

Biaya juga semakin meningkat bagi perusahaan, hal ini didorong karena adanya investasi agresif dalam teknologi baru untuk memproduksi chip. Kenaikan disebabkan karena belanja modal atas porsi dari pendapatan sedikit lebih tinggi dari yang diharapkan bagi sebagian pihak di Wall Street.

Perkembangan lain yang dapat memberatkan prakiraan saham Micron adalah pengumuman bahwa perusahaan menjual pabrik fabrikasi semikonduktornya di Utah ke Texas Instruments seharga $900 juta secara tunai, dengan nilai lain sekitar $600 juta diperoleh dari penjualan atau penyimpanan alat dan aset lainnya.

Mehrotra optimis terhadap prospek perusahaannya, ia percaya bahwa 5G dan kendaraan listrik dapat menjadi pendorong utama atas permintaan chip  di tahun-tahun mendatang sehingga dapat meningkatkan prakiraan saham MU.

Berbicara kepada CNBC, ia mengatakan bahwa pasar saat ini lebih beragam dari sebelumnya. Menggambarkan apa yang mendorong peningkatan permintaan chip, Mehrotra mengatakan:

“Otomotif, kendaraan listrik yang membutuhkan lebih banyak memori dan penyimpanan, benar-benar menjadi pusat data di masa depan dan tentu saja bagi smartphone, pusat data, game, aplikasi industri.”

Dia menekankan bahwa Micron secara hati-hati merencanakan kapasitas untuk masa depan, dan ia berharap bahwa permintaan yang terpendam akan muncul setelah kelangkaan berkurang.

FAQs

Menurut CNN Business, 26 analis saat ini menilai Micron sebagai buy dan satu analis menilai harga saham Micron berpotensi outperform di pasar. Hanya lima yang merekomendasikan saham Micron sebagai hold. Sebagai tanda optimisme yang meluas dalam prospek perusahaan dalam 12 bulan ke depan, tidak ada peringkat sell dan tidak ada analis yang percaya bahwa saham akan underperform. Namun, penting untuk diingat bahwa analis sering salah dalam memprediksi. Anda harus membuat keputusan sendiri apakah menurut Anda harga akan naik atau turun.

Saham MU jatuh setelah hasil kuartal ketiga, mungkin didorong oleh kekhawatiran bahwa keuangan perusahaan mungkin goyah setelah kelangkaan chip secara global berakhir. Menurut sebuah laporan baru-baru ini di IEEE Spectrum, majalah Institute of Electrical and Electronics Engineers, “Beberapa analis setuju bahwa kelangkaan yang paling bermasalah akan mulai berkurang pada kuartal ketiga atau keempat tahun 2021, meskipun bisa memakan waktu hingga 2022. agar chip yang dihasilkan mengalir ke seluruh rantai pasokan atas produk lainnya.”

Berdasarkan prakiraan saham MU, saham tersebut bisa saja undervalued. CNN Business mengatakan prakiraan low-end untuk Micron Technology saat ini mencapai $90 dalam waktu 12 bulan. Meskipun akan jatuh dari $96,96 yang terlihat pada 12 April, akan ada peningkatan sebesar 12,3% dari $80,15 yang dilaporkan oleh CNN Business pada 2 Juli.

Pandangan median mengantisipasi adanya kenaikan sebesar 43,5% menjadi $115, sedangkan perkiraan high-end memproyeksikan bahwa MU akan mencapai $172, sebuah peningkatan sebesar 114,6% yang merupakan lebih dari dua kali lipat harga penutupan sebesar $80,33 pada 2 Juli. Salah satu dari skenario ini akan membawa harga saham Micron ke rekor yang tertinggi.

Sulit untuk melihat jauh ke depan. Namun, seperti yang telah dikemukakan Mehrotra, mobil modern membutuhkan tingkat memori dan penyimpanan yang lebih besar. Selain itu, 5G dan Internet of Things masih terlalu dini karena teknologi ini penggunaanya belum secara massal. Orang dapat berargumen bahwa banyak kegunaan chip Micron generasi berikutnya belum ditetapkan.

Pada titik ini, perlu diamati di mana saham Micron berada. Pada 8 Juli 2016, harga saham ditutup pada $12,62, artinya pada 8 Juli 2021, nilai saham telah meningkat lebih dari 530% dalam lima tahun. Tentu saja, penting untuk diingat bahwa kinerja masa lalu bukanlah indikator yang dapat diandalkan tentang apa yang ada di depan.

The material provided on this website is for information purposes only and should not be regarded as investment research or investment advice. Any opinion that may be provided on this page is a subjective point of view of the author and does not constitute a recommendation by Currency Com Bel LLC or its partners. We do not make any endorsements or warranty on the accuracy or completeness of the information that is provided on this page. By relying on the information on this page, you acknowledge that you are acting knowingly and independently and that you accept all the risks involved.
iPhone Image
Perdagangkan token top dunia untuk saham, indeks, komoditas, dan pasangan FX dengan uang kripto atau fiat
iMac Image
Perdagangkan token top dunia untuk saham, indeks, komoditas, dan pasangan FX dengan uang kripto atau fiat
iMac Image